Sirah Nabawiyah, Bagian 1. Silsilah Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wa Sallam
Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulilah hari ini Ahad 6 Februari 2022, langit mendung, yang kadang gerimis kadang lebat, cak Iwa masih diberi kesehatan dan kesempatan oleh Allah SWT untuk menulis kisah hikmah yang mudah-mudahan bermanfaat, karena tak ada hikmah kisah jika tak ada manfaat dan tak ada manfaat kisah jika tak diambil hikmahnya.
Mudah-mudahan sahabat-sahabat semua diberi kesehatan hari ini hingga sempat membaca tulisan ini, dan diberikan hikmah oleh Allah SWT. Melalui perantara tulisan cak kali ini.
Shalawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada nabi tercinta kita, Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi Wa Sallam, Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala ali Sayyidina Muhammad, Assalamu'alaika ya Rasulullah.
Semoga anak cucu kita senantiasa kenal dan cinta kepada Beliau hingga hari kiamat, dan dikumpulkan bersama kita semua di hari kiamat kelak dalam keadaan aman sentosa bersama Para Nabi dan Rasul, 'ulil Abrar, Para Sahabat, Orang-orang Sholeh, para Syuhada, dan yang paling utama semoga kita dijadikan oleh Allah SWT sebagai tetangga Nabi Besar Kita, Junjungan kita, Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wa Sallam, serta mendapat syafaat dari beliau di hari kiamat kelak dimana semua orang berharap akan syafaatnya serta diberi izin oleh Allah untuk mendapat syafaat Nabi-Nya.
Mudah-mudahan Anak cucu kita kelak senantiasa Cinta Kepada Nabi Muhammad Shallahu'alaihi wa Sallam, dan untuk itulah cak insyaallah akan berkisah tentang Kisah Hidup Nabi Besar Kita Nabi Muhammad Shallahu'alaihi wa Sallam, mulai dari beberapa kisah sebelum kelahiran beliau sebagai perantara kisah, kemudiab kita akan mulai menyelami samudera kisah hidup beliau yang sarat akan hikmah dan pembelajaran, hingga detik-detik kepulangan beliau yang mengaharu biru, memeras air mata, sehingga kita dan anak cucu kita semakin cinta kepada beliau, keluarga beliau serta seluruh sahabat-sahabat beliau yang menyertainya sepanjang masa hidup beliau.
Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, maka mari kita mulai kisahnya, agar kita mengenal beliau dan timbullah rasa cinta kita kepadanya dan Sunnahnya, rasa cinta yang menurun hingga anak cucu kita hingga hari kiamat kelak.
Beliau adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib. Adapun nama asli Abdul Muthalib Syaibah bin Hasyim. Nama asli Hasyim adalah 'Amr bin Abdu Manaf. Nama Abdu Manaf adalah Almughirah bin Qushay. Sedangkan Qushay adalah Zayd bin Kilab bin Murrah bin Luay Bin Ghalib bin Fihr bin Malin bin An-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah. Sedangkan nama asli Mudrikah adalah Amir bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma'ad bin Adnan bin Udd, yang mana disebutkan pula nama Udd adalah Udad bin Muqawwim bin Nahura bin Nayrah bin Ya'rub bin Yasyhub bin Nabit bin Ismail bin Ibrahim, Khalilul Rahman, bin Tarih yang tak lain adalah Azar bin Nahura bin Sarugha bin Falakh bin 'Aibar bin Syalakh bin Irfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Lamka bin Mutawasylikha bin Akhnukha diaalah Nabi IDRIS, dialah orang pertama yang mendapat kenabian, orang pertama yang menulis dengan pena- bin Yarid bin Muhlayili bin Qaynan bin Yanisya bin Syiyts bin Adam.
Itulah Silsilah Nabi Besar kita Baginda Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wa sallam, yang tersambung hingga Nabi Adam, Merupakan anak cucu Adam Melalui jalur Nabi Ibrahim 'Alaihissalam Khalilul Rahman, melelui jalur nasab Nabi Ismail bukan melalui jalur nasab dari Nabi Ishaq, yang mana inilah yang menjadi sumber rasa dengki dari Umat Yahudi, padahal mereka tahu bahwasanya Allah SWT memberikan Rahmat dan Anugerah-Nya kepada siapa yang dia kehendaki tanpa bisa ditolak apalagi diatur.
Semoga Tulisan singkat ini menjadikan kita mengenal beliau, dan mulai bertambah rasa cinta kita kepada beliau, dan terasa kebahagiaan ketika mengamalkan Sunnah-Sunnahnya.
Insyaallah selanjutnya Cak akan mengisahkan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wa sallam, kemudian setelahnya cak insyaallah akan membawa kita menyelami samudera kisah Kehidupan manusia teragung, yang mana Sang Pencipta, Penguasa, dan Pemelihara Langit dan Bumi mengambil seorang manusia untuk menjadi kekasihnya, iya kekasihnya, cak tidak salah bicara, pencipta langit dan bumi mempunya seorang kekasih dari kalangan manusia, manusia teragung yang pernah diciptakan-Nya, dia Baginda Nabi Besar Muhammad Shalallahu'alaihi wa sallam.
klik disini membaca kisah selanjutnya Sejarah Bangsa Arab
Sumber : SIRAH NABAWIYAH-IBNU ISHAQ SYARAH & TAHQIQ IBNU HISYAM - Takhrij Hadist Al=Alamah Asy-Syaikh Al-Muhaddist Muhammad Nashiruddin Al-Albani
Komentar
Posting Komentar