Sirah Nabawiyah, Bagian 2. Sejarah Bangsa Arab

 Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Salam sejahtera buat sahabat-sahabat semua. 

Pada tulisan Sebelumnya kita telah membahas

 Silsilah Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wa Sallam, pada tulisan kali ini kita akan membahas tentang Sejarah bangsa Arab sebelum kita membahas peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wa sallam.

Kita akan membahas Sejarah bangsa Arab yang tersambung nasabnya ke Ismail bin Ibrahim 'alaihissalam.

Ismail bin Ibrahim 'alaihissalam memiliki dua belas orang anak laki-laki, nhbuNabata adalah anak sulungnya, Qaydzar, Adzbul, Mubisy, Misma', Masyi, Dimma, Adzar, Thaima, Yathur, Nabisya, Qaydzuma. Ibu mereka adalah Ra'lah binti Mudhadh bin 'Amr al-Jurhumi. Jurhum adalah anak dari Yaqthan bin'Aybar bin Syalakh, Yaqthan adalah Qahthan bin 'Aybar bin Syalakh.

Nabi Ismail meninggal pada usia seratus tiga puluh tahun, dimakamkan di Hijr bersama dengan ibunda tercintanya Hajar, Semoga Allah senantiasa mencurahkan Rahmat-Nya atas mereka,

Ibnu Ishaq berkata : 'Aad bin "Aush bin Iram bin Sam bin Nuh dan Tsamud dan Judais dua anak 'Abir bin Iram bin Sam bin Nuh Thasm, Imlaq, Umaim adalah anak keturunan Laawidz bin Sam bin Nuh keseluruhannya adalah orang-orang Arab.

Nabit bin Ismail Mempunyai anak bernama Yasyjub bin Nabit, Yasjub mempunyai anak bernama Ya'rab bin Yasyjub, Ya'rab mempunyai anak bernama Tabrah bin Ya'rab, Tabrah mempunyai anak bernama Nahura bin Tabrah, Nahura mempunyai anak bernama Muqawwim bin Nahura, Nahura mempunyai anak bernama Adad bin Muqawwim, dari Adad lahir anak bernama Adnan bin Udad, disebutkan pula bahwa ayah Adnan Adalah Udd,

Dari Adnan inilah terpecah keturunannya kedalam berbagai kabilah dari anak keturunan Ismail bin Ibrahim 'alaihisslam. Adnan memliki dua orang anak yang bernama Ma'ad bin Adnan dan "Akk bin Adnan.

'Akk menetap di Yaman karena ia beristrikan seorang wanita dari bani Asy'ariyun. Dia tinggal disana maka jadilah dia sebuah negeri dengan satu bahasa, Asy'ariyun adalah keturunan Asy'ar bin Nabt bin Udad bin Zayd bin Humaisi' bin 'Amr bin 'Arib bin yasyjub bin Zayd bin Kahlan bin Saba' bin Yasyjub bin Ya'rub bin Qahthan. 

Abu Muhriz Khalaf al-Ahmar dan Abu Ubaidah mengutip sebuah sajak milik Abbas bin Mirdas menyanjung 'Akk " 'Akk bin Adnan yang bergekarka Ghassan hingga mereka diusir dengan sempurna". Ghassan adalah nama bendungan di Ma'rib di Yaman, yang merupakan tempat minum  bagi anak-anak Mazin bin al-Asad bin al-Ghawst, maka mereka menamakannya dengna nama ini, ada pula disebutkan bahwa dia adalah sumber air yang ada di dekat Juhfah dimana mereka minum dari air itu yang kemudian kabilah-kabilah dari anak Mazin bin al-Asad al-Ghawst bin Nabi bin Malik bin Zayd bin Kahlan bin Saba' binn Yasyjub binYa'rub bin Qahthan dinamakan dengan nama ini. 

Hassan bin Tsabit al-Anshar :  dan orang-orang anshar adalah Bani Aus dan Khazraj yang merupakan anak Haristah Tsa'labah bin 'Amr bin Amir bin Haritsah bin Imruul Qays bin Tsa'labah bin Mazin bin al=asad bin al-Ghauwst. 

Dalam sebuah syair Hassan bin Tsabit disebutkan " jika bertanya maka sesungguhnya kami keturunan orang-orang terhormat, Al-Asad nasab kami dan Ghassan mata air kami"

Orang-orang Yaman berkata : Sebagian 'Akk, yakni mereka yang tinggal di khurasan diantaranya adalah 'Akk bin Adnan bin Abdullah bin al-Asad bin al-Ghawst. disebutkan bahwa Adnan bernama Udtsan bin Abdullah bin al-Asad bin al-Ghawst

Ibnu Ishaq berkata : Ma'ad bin Adnan mempunyai empat orang anak : Qudha'ah, dia adalah anak sulungnya, yang dengan dia dipanggil Abu Qudha'ah, Nizar, Qunush, dan Iyad. Adapun Qudha'ah dia pergi ke Yaman  pada Himyar bin Saba'. Nama saba' sendiri adalah Abdus Syams, disebut dengan Saba' karena dia adalah orang Arab pertama yang menawan musuh, Saba' adalah anak dari Yasyjub bin Ya'rub bin Qahthan. 

Umar mantan budak Ghufrah berkata bahwa Ibu Ismail adalah ibu orang-orang Arab (Hajar), berasal dari sebuah desa yang ada di depan Farama yang ada di Mesir. Sedangkan Ibu Ibrahim Mariyah Isteri Nabi Shalallahu'alaihi wa sallam berasar dari Hafn di Kawasan Ashita, Rasulullah bersabda "jika kalian membebaskan mesir, maka berlakulah pada penduduknya, karena mereka memiliki perliindungan dari kita dan mereka memiliki hubungan kekerabatan (rahm)" rahm karena Hajar ibunda Ismail berasal dari mereka.

Ibnu Hisyam berkata : orang-orang Yaman berkata bahwa Qudha'ah adalah anak Malik Himyar. 'Amr bin Murrah al-Juhani - Juhainah adalah anak laki-laki Zayd bin Layts bin Saud bin Aslam bin al-Haaf bin Qudha'ah berkata " kami adalah anak pemuka yang dihormati, Qudha'ah bin Malik bin Himyar, Nasab yang sangat dikenal, tak mungkin diingkari, terukir dibawah prasasti dibawah mimbar"   

Ibnu Ishaq berkata : Menurut Geonologist ma'ad, Salah satu keturunan Ma'ad yang tersisa adalah al-Nu'man bin al-Mundzir raja Himyar. Disebutkan bahwa al-Nu'man bin Mundzir adalah salah seorang keturunan Qunush bin Ma'ad, disebutkan pula dia bernama Qanash.

Ketika Umar bin Khattab diberikan padanya pedang al-Nu'man bin al-Mundir, dia memanggil Jubair bin Muth'im bin Ady bin Naufal bin Abdi Manaf bin Qushay Jubair salah seorang Ahli nasab (geneologist) Quraisy bahkan orang Arab secara keseluruhan. dia pernah mengatakan : sesungguhnya saya mempelajari nasab dari Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah orang yang paling ahli tentang nasab orang Arab. Umar memberikan pedang tersebut kepada Jubair serta berkata : dari keturunan siapakah al-Nu'man bin al-Mundzir ? Maka dia berkata : dia adalah salah seorang yang tersisa dari kabilah Qunush bin Ma'ad. Adapun seluruh orang Arab mereka beranggapan bahwa dia adalah seseorang yang berasal dari lakhm keturunan Rabi'ah bin Nashr, Wallahu a'lam

Ibnu Hisyam berkata : Lakhm bin Ady bin al-Harist bin Murrah bin Udad bin Zayd bin  Humasyi' bin 'Amr bin 'Arib bin Yasyjub bin bin Zayd bin Kuhlan bin Saba'. Ada juga yang menyebutkan bahwa dia adalah Lakhm bin Ady bin 'Amr bin Saba'. Juga disebutkan dia adalah Rabi'ah bin Nashr bin Abi Haritsah bin 'Amr bin Amir. dia tetap tinggal di Yaman setelah migrasinya 'Amr bin Amir dari Yaman.

Ibnu Hisyam berkata :Dengan deimikian orang-orang Arab secara keseluruhan adalah anak-anak ismail dan Qahthan, sebagian orang Yaman mengatakan bahwa Qahthan adalah keturunan Ismail dan mereka mengatakan bahwa Ismail adalah bapak dari seluruh bangsa Arab.

Itulah kisah Tentang Sejarah Bangsa Arab, mudah-mudahan Sahabat-sahabat semua memahami, karena kita akan berankat ke kisah selanjutnya yakni kisah tentang Migrasinya 'Amr bin Amir dari Yaman

Sumber : SIRAH NABAWIYAH-IBNU ISHAQ SYARAH & TAHQIQ IBNU HISYAM - Takhrij Hadist Al=Alamah Asy-Syaikh Al-Muhaddist Muhammad Nashiruddin Al-Albani





Komentar